

Sakit pinggang dan sakit saat kencing bisa jadi pertanda dan gejala awal batu ginjal.
Batu ginjal adalah jenis penyakit yang kini umum melanda kalangan muda, termasuk anak-anak dan juga kaum perempuan. Dulu, yg terkena batu ginjal kebanyakan dari kalangan pria, biasanya usia 40 tahun ke atas yang gemuk atau yang masuk kategori obesitas, tidak menerapkan pola makan sehat dan kurang minum air putih.
Kondisi kesehatan yang juga disebut dengan kencing batu ini disebabkan oleh endapan kristal di dalam ginjal atau kandung kemih yang awalnya membentuk batu berukuran sangat kecil, lalu membesar jika dibiarkan. Oleh BPOM, batu ginjal juga dikenal dengan istilah batu urin karena bisa terbentuk di dalam ginjal, kandung kemih, ataupun di saluran kemih.
Karena samarnya gejala, kebanyakan penderita tidak menyadari kondisinya sampai batu ginjal sudah cukup parah. Nah, berangkat dari nasihat “mencegah lebih baik dari mengobati”, ada baiknya Anda mengenali gejala-gejala awal penyakit batu ginjal berikut ini.
- Sakit Pinggang

Sering merasakan sakit pinggang di bagian kiri? Jangan disepelekan dan jangan buru-buru minum jamu sakit pinggang, sebab bisa jadi itu gejala penyakit batu ginjal. Rasa sakit akibat batu ginjal biasanya terjadi di area bawah iga sampai dengan tulang panggul bagian atas.
Pun berbeda dari sakit pinggang lain pada umumnya, sakit pinggang akibat batu ginjal bisa berlangsung lama dan konstan, meski Anda sudah mengubah posisi tubuh, entah itu dengan duduk, berdiri, berbaring, dan sebagainya.
- Nyeri saat Buang Air Kecil

Nyeri saat buang air kecil juga merupakan salah satu pertanda batu ginjal. Rasa sakit ini disebabkan oleh menumpuknya kristal pada saluran kemih. Pada kondisi tertentu, penderita juga akan mengalami sensasi terbakar saat kencing. Hal inilah yang menyebabkan urine tidak tuntas dikeluarkan dan penderita mengalami anyang-anyangan, yakni keinginan untuk buang air kecil terus-menerus dengan volume urine yang sangat sedikit.
- Kualitas Urine Menurun

Gejala penyakit batu ginjal selanjutnya yang cukup mudah dideteksi adalah perubahan warna dan aroma urin. Air seni penderita batu ginjal biasanya berwarna keruh dengan bau yang sangat menyengat, serta kadang-kadang bercampur darah. Darahnya sendiri bisa berwarna cokelat, merah, atau merah muda. - Tubuh Mudah Lelah

Hati-hati, tubuh mudah lelah juga bisa jadi gejala batu ginjal, lho. Idealnya, ginjal yang sehat akan menghasilkan hormon eritropoietin untuk memproduksi sel darah merah. Nah, ginjal yang kurang sehat akan menyebabkan produksi sel darah merah menurun. Akibatnya, tubuh akan gampang lelah meski Anda tidak melakukan aktivitas berat.
Mengobati Batu Ginjal
Jika Anda mendapati tanda-tanda di atas, segera periksakan diri ke dokter dan hindari melakukan self-diagnose. Biasanya tenaga medis akan menyarankan jenis pengobatan/terapi yang sesuai dengan kondisi pasien.
Untuk mempercepat proses penyembuhan, Anda juga disarankan mengonsumsi jamu untuk batu ginjal seperti Calcusol. Produk ini tersedia dalam bentuk kapsul dan berkhasiat meluruhkan batu di ginjal ataupun di kandung kemih, serta menghambat terbentuknya batu baru. Calcusol juga membantu mengurangi dan meringankan gejala batu ginjal.
Jamu herbal batu ginjal Calcusol ini aman dikonsumsi dalam jangka panjang (tanpa efek samping) karena diformulasi dari daun tempuyung, tanaman herbal yang dikenal efektif menghambat pembentukan batu ginjal (batu urin).
